Puluhan Mahasiswa Bersama Masyarakat Desa Tobing Melakukan Unjuk Rasa Damai di Kejaksaan Negeri Padang Lawas

Sahabattnipolri-Padang lawas (Palas)

Puluhan Mahasiswa Yang Mengatasnamakan Ikatan Mahasiswa Padang Lawas (IMAPALA) Pekanbaru Bersama masyarakat Desa Tobing, Kecamatan Aek Nabara Barumun, Kabupaten Padang Lawas melakukan Unjuk Rasa Damai di depan kantor kejaksaan negeri Padang lawas Selasa 19/12/2023.

Ketua Umum IMAPALA Muslim Lubis Dalam Orasinya menyampaikan bahwa sangat disayangkan saudara Ilham Munir Hasibuan dijadikan tersangka padahal dia adalah korban pengeroyokan dan sebelum nya juga sudah di laporkan ke Polresta Padang lawas dan sampai hari ini terkesan lambat dalam proses nya, Apakah Masyarakat Yang Kurang Mampu Tidak Boleh Mendapatkan Keadilan Di Negara Kita Tercinta Ini.

 

Sebagai Negara Yang Taat Kepada Hukum, Mengapa Keadilan Itu Tidak Didapatkan Oleh Masyarakat Yang Kurang Mampu’Kata Muslim Lubis Jangan Sampai Hukum Itu Dijadikan Alat Untuk Menindas Yang Lemah Tumpul Ke Atas Runcing Kebawah,Diutarakan Oleh Muslim Lubis.

 

Dari Amatan Awak Media Aksi Ini Dilakukan Bentuk Ketidak Adilan Kepada Saudara Kita Yang Di Jadikan Tersangka Oleh Para Penegak Hukum,Informasi Yang Didapatkan Dari Wawancara Kepada Salah Satu Masa Aksi Mengatakan Kronologi kejadian,Empat Orang Yang bernama Mardan Hanafi Hasibuan, Maraton Hasibuan, Herman Sarwedi Hasibuan dan Abdullah Harahap mendatangi rumah/kediaman Sdr Atas Hasibuan pada Hari Senin 02 Januari 2023 sekitar pukul 02.00 wib dini hari.

 

Setelah Tiba Di Pintu Rumah ‘A Hasibuan,

Mardan Hanafi Hasibuan Dkk, Mendorong Pintu Rumah Dan Berusaha Melemparkan batu ke Rumah ‘A Hasibuan Sambil Berteriak Memanggil Atas Hasibuan Untuk Keluar Dari Rumah, Kegaduhan Itu Didengar Para Tetangga Yang Mana Salah Satu Nya Merupakan Anak Dari ‘A Hasibuan, Ilham Munir Hasibuan yang Yang Mendengar Teriakan Lalu Keluar Rumah Nya Yang Tidak Jauh Dari Rumah Orang Tua Nya, Berusaha Menghampiri Mardan Hasibua Dkk, Dalam Perdebatan Itu Salah Satu Teman Mardan Hanafi Hasibuan Mencoba Melemparkan Batu Yang Ada Di Tangan Nya Yang Diarahkan Ke Rumah ‘A Hasibuan, Ilham Munir Hasibuan Yang Melihat Salah Satu Teman Mardan Hanafi Mencoba Merampas Batu Tersebut Maka Terjadi Saling Dorong Antara Mereka Dan Pengeroyokan Itu Pun Terjadi.

 

Maka Warga Yang Ikut Dalam Aksi Tersebut Sangat Menayangkan Sikap Para Penegak Hukum Yang Ada Di Padang Lawas, Yang Tidak Peka Terhadap Permasalahan Sebenarnya’ Siapa Korban Siapa Tersangka, Korban Sebenarnya Adalah Ilham Munir Hasibaun Anak Dari Bapak ‘A Hasibuan Kenapa Mereka Yang Menjadi Tersangka’ Kabupaten Padang Lawas Sedang Tidak Baik Baik Tentang Keadilan.

 

Sebelum Massa Aksi Membubarkan Diri Turut Hadir penasehat Hukum ‘A Hasibuan, Didepan Kantor Kejaksaan Negeri Padang lawas ‘RHA Hasibuan SH

Dalam Konferensi Pers Menyampaikan Kepada Awak Media,Ada Tiga Yang Di Tersangkakan Oleh JPU Kejari Padang lawas yaitu, A Hasibuan,Tukma Ida Aritonang Dan Ilham Munir Hasibuan,Sejauh ini Sudah Ada Dua Yang Menjadi Tahanan Dan Saya Rasa Ini Terkesan di paksakan Oleh Penegak Hukum.Mengapa Korban Bisa Menjadi Tersangka.

 

Sebelumnya JPU Kejari Padang Lawas Membawa Ketiga Tersangka Untuk Ditahan Ke Rutan Kelas IIB Sibuhuan Namun Pihak Rutan tidak bersedia menahan salah seorang Tersangka ‘A Hasibuan Dikarenakan Hasil Medis Rutan Terbukti Mengalami Sakit Diabetes Melitus Tipe II Dan Hipertensi Oleh karenanya ‘A Hasibuan menjadi tahanan kota padahal sebelumnya JPU Kejari tetap ngotot agar atas Hasibuan ditahan di rutan kelas IIB Sibuhuan,

RHA Hasibuan SH dalam konferensi nya memohon kepada bapak Presiden RI ‘Jokowi Widodo Dan Juga Kejaksaan Agung Agar Mengevaluasi Kinerja Pihak Kejaksaan Negeri Padang Lawas Tuturnya.

 

Kabiro Medan : Muhammad Zulfahri Tanjung

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *