Cegah Pelaku Ilegal Pada Malam Hingga Dini Hari Sat Polairud Polres Tanjung Balai Laksanakan Patroli di Wilayah Perairan POLRES TANJUNG BALAI

PT.TAN DIDUGA CEMARI PEMUKIMAN WARGA DENGAN LIMBAH BAU BUSUK.

—————————————————————————-

Labura: Sahabattnipolri.com- Kehadiran sebuah perusahaan industri di daerah seharusnya berdampak positif bagi masyarakat sekitar. Di samping mampu meningkatkan kualitas kesejahteraan masyarakat, membuka lapangan kerja bagi masyarakat dan mengurangi pengangguran.

 

Namun sebaliknya kehadiran perusahaan PT.TAN (Tari Agro Nabati) justru berdampak negatif bagi masyarakat Pasar Baru desa Terang Bulan Kecamatan Aek Natas Kabupaten Labuhanbatu Utara diduga melakukan pencemaran lingkungan hidup berupa limbah cair yang bau menyengat beserta polusi udara asap yang di hasilkan dari boiler perusahaan tersebut.

 

Ahmadi Munthe saat di konfirmasi awak media, mengaku telah berulangkali menegur pihak manajemen perusahaan PT.TAN untuk tidak melakukan pembuangan limbah cair karena sangat meresahkan dirinya yang terdampak secara langsung, dimana air limbah tersebut menggenang di kebun miliknya dan saudaranya, Sabtu. (13/1/2024).

 

Ahmadi Munthe menembahkan PT.TAN membuang air limbahnya dengan sembunyi-sembuyi agar tidak di ketahui warga dilakukan di larut malam dan dini hari saat masyarakat sedang melakukan istirahat.

 

“Ini buktinya pak, Saat kami sedang istirahat, waktu hujan lebat di situlah kesempatan mereka membuang limbah. Dan itu sudah sering saya dapatkan limbah langsung lagi bauk berasap di pinggir jalan itu dan saya pun gak berani mengada-ada pak kenak hukum kita kalau kita ada berbohong.” Tegas Ahmadi Munthe di lokasi genangan air limbah sebuah irigasi yang beliau buat menggunakan Excavator.

 

 

Lanjut awak media melakukan konfirmasi ke perusahaan PT.TAN. Namun manager Jhoni Tanoto tampak menghindar karena pergi menggunakan mobil pribadinya dengan merek Inova putih tanpa menghampiri awak media. Lanjut awak media mengkonfirmasi via whatsapp Jhoni Tanoto juga tidak menjawab.

 

Liputan Biro Labura Muhammad yusup harahap.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *