PEMBANGUNAN JALAN RABAT BETON DI DESA KUALA BERINGIN TERKESAN ASAL JADI

Sahabattnipolri.com – labura : Jalan lanjutan rambat beton dengan anggaran dana desa( ADD) Dengan nilai pagu  99,311,500 tahun anggaran 2023  yang disalurkan pemerintah pusat demi kesejahteraan masyarakat di desa, salah satunya ialah pembangunan insfraktruktur, Senin. ( 15/1/2024).

 

Maka dari itu tim media sebagai sosial kontrol dan masyarakat berhak mengawasinya, Jalan lanjutan rabat beton di  Dusun 4  kampung baru Desa Kuala Beringin Kecamatan Kualuh Hulu Kabupaten Labuhanbatu Utara provinsi Sumatera Utara terkesan aspal asal jadi dan diduga tidak sesuai  kualitas kerja dengan Pagu anggaran dana ADD 99.311.500 rupiah, TAHUN Anggaran 2023.

 

“Saat tim awak media mengkonfirmasi  kepala Desa Kuala Beringin di kantor tentang proyek jalan rabat beton, yang sudah selesai dibangun kepala desa SYAMSIR TAMPUBOLON tidak bersedia di konfirmasi lalu meninggalkan awak media seakan alergi akan kehadiran awak media. Akhirnya awak media mewawancarai salah seorang kaur yang berkerja di desa yang enggan  namanya di sebutkan tim memperlihatkan photo dan video bangunan yang di kerjakan secara manual tidak memakai molen dan tidak memakai besi urat yang diduga terlihat amburadul teknisnya, semen dimasukkan ke areal bahu jalan yang sudah di bentuk begitu juga pasir dan batu krikil lalu di siram pakai air selamat selesai.

 

“Ya bang, memang pengerjaan jalan rabat beton nya dari awal sampai sekarang di desa Kuala Beringin ini memang begitu teknisnya bang, kami kerjakan sesuai arahan bang dan RAB dan awak media mencoba meminta memperlihatkan rancangan anggaran bangunannya, kaur “Itu bukan hak saya langsung saja ke kepala desa bang lagian manalah mau itu menunjukannya.” Jelas kaur.

 

Lalu sembari berjalan awak media teringat mantan kepala desa bapak EDY MANSYUR PANE (EMP) awak media beserta team mencoba mengkonfirmasi beliau melalui telepon seluler, mempertanyakan waktu bapak menjabat kades apakah bapak sewaktu pengerjaan rabat beton ADD memakai molen?.”Jawab beliau ya waktu saya menjabat saya sengaja membeli mesin/molen pake uang pribadi untuk di gunakan setiap pembangunan jalan di desa kita ini bang.” Jawabnya.

 

Pertanyaan kenapa setelah priodesasi kepala desa tidak memakai molen waktu pembangunan insfraktruktur rabat beton.

 

Liputan Biro Labura Muhammad yusup harahap

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *