sahabattnipolri.com – Hal yang sangat memprihatinkan terlihat pada jembatan titi payung yang terletak di perbatasan wilayah desa sialang taji & desa Sukarame Baru atau kualuh selatan- kualuh hulu, sudah menjadi cerita dan pembahasan setiap harinya warga sekitar bahwa hancur nya jembatan yang tak kunjung diperbaiki.
Jembatan yang sudah dalam kondisi parah ini sering makan korban, meski blm terjadi korban jiwa namun korban materi luka2 selalu terjadi, hal ini disebabkan kurangnya perhatian dari pemerintah terkait, padahal pemerintah dearah sudah menganggarkan tuk perbaikan jembatan ini di tahun 2023 , namun hingga saat ini masih belum dikerjakan juga.
Seperti tampak pada tampilan “amblas nya pondasinya dan patahnya galangan jembatan” membuat kondisi jembatan semangkin parah membuat penggunaan jalan hampir-hampir tak mampu tuk melintas di tambah lagi mobil besar terus melintas membuat kondisi jembatan semangkin rusak namun apalah daya tak ada pilihan lain yang harus d ambil, karna lintas tersebut adalah satu-satunya rute yang yang menghubungkan pengguna jalan menuju tujuanya.
Proyek yang di rencana kan selesai akhir tahun 2023 dan hingga saat ini belum selesai, terhitung mulai awal bulan Agustus 2023 material yang di sediakan pun tampak mulai melapuk dan berkarat, sehingga kalau hal itu juga yang hendak di pergunakan nanti maka kualitasnya pun sangat diragukan kualitasnya ujar salah warga setempat (suria darma),
Hal ini juga di sampaikan pada salah satu pekerja proyek perbaikan jembatan tersebut “mungkin nunggu korban mobil yang jatuh baru cepat di perbaiki” dikarenakan beliau bingung tuk memperbaikinya disebabkan kondisi nya yg sudah tak layak lagi, hal ini disampaikan beliau pada saat awak media mengkonfirmasi langsung 2 februari 2023,
Masyarakat setempat dan pengguna jalan berharap pada pemerintah terkait bertindak tegas supaya jembatan cepat di perbaiki, yang di khawatir lagi anak didik yang melintasi enggan melintas dengan kondisi tersebut yang amat parah namun tak terelakkan lagi ujar salah satu anak didik saat di tanya awak media pada saat melintas
Jurnalistik labura Rahmat & rekan-rekan melaporkan
JEMBATAN RUSAK LINTAS GUNTING SAGA-TELUK BINJAI







