Labura,07/06/2024 – sahabattnipolri.com Diduga bermain mata dengan pemilik jaringan wifi ilegal, M.Iqbal manager PT.PLN ULP Aek Kanopan enggan membersihkan jaringan liar berupa kabel untuk perangkat wifi yang menempel pada tiang listrik milik BUMN itu.
Dari pantauan awak media, hampir disetiap desa diwilayah kerja PLN ULP.Aek Kanopan terdapat jaringan wifi berupa kabel yang menempel pada tiang listrik tanpa ada larangan dari pihak PLN.
M.Iqbal anager PT.PLN ULP Aek Kanopan saat dikonfirmasi diruang kerjanya pada kamis 06/06/2024 mengatakan tidak berani mengambil tindakan lantaran takut dituduh pengerusakan oleh pemilik jaringan wifi yang menempel pada tiang listrik, padahal beliau juga mengetahui jaringan intetnet yang menjalin kerjasama dengan PT.PLN adalah Provider ICONET.
” kami tidak berani melakukan pemutusan jaringan liar itu karena takut dituduh melakukan pengerusakan, kami terlebih dahulu harus melayangkan surat kepada pemilik jaringan internet” ujarnya menjawab pertanyaan awak media.
Masih menurut M.Iqbal, pihaknya mengalami kesulitan untuk melayangkan surat kepada pemilik jaringan wifi yang memanfaatkan jaringan tiang listrik karena tidak mengetahui nama dan alamatnya.
” masalahnya kepada siapa dan ditujukan kemana surat kami tidak tahu, karena memang tidak mengetahui siapa pemiliknya” ujarnya berdalih dan terkesan enggan untuk melakukan tindakan.
Sementara itu, salah seorang pegawai PLN unit Yantek(Pelayanan teknis) yang tak ingin disebutkan namanya kepada awak media mengakui dengan adanya jaringan wifi yang menempel ditiang listrik sangat mengganggu pekerjaan saat pihaknya melakukan perbaikan, karena pemasangan kabel ditiang listrik terkesan amburadul dan jauh dari standart kelistrikan.
“Hampir semua ting listrik disini sekarang dipenuhi jaringan liar (wifi) kami tidak berani melakukan pembersihan lantaran tidak ada perintah dari pimpinan, ya harap maklum lha pak, sudah sama sama tahu lha mengapa bisa ada jaringan lain yang menempel di tiang listrik” ujarnya kepada awak media sembari meminta untuk tidak menulis namanya.
Liputan wartawan Labura
Team







