Labura – O6.06.2024 – Media sahabattnipolri. ComMenjamurnya bisnis jaringan Wifi ilegal atau yang sering disebut sebagai RT/RW Net keberadaanya di Labuhanbatu Utara (Labura) tumbuh subur, kuat dugaan adanya keterlibatan oknum PLN ULP Aek Kanopan.
Hal itu disampaikan oleh Parmono, sekjen Lsm Penjara-Pn Labura (Lembaga Swadaya Masyarakat Pemantau Kinerja Aparatur Negara Pembaharuan Negara) saat diminta tanggapanya oleh awak media terkait maraknya jaringan wifi yang memanfaatkan jaringan milik pln.
“Saya menduga adanya keterlibatan oknum pln di ulp Aek Kanopan. Ini bisa kita lihat secara kasat mata yang mana secara pulgar jaringan wifi memanfaatkan tiang pln berlangsung lama tanpa ada tindakan dari pln” ujarnya bersemangat.
Masih menurut Parmono, bisnis skala rumahan yang menjanjikan, menyasar perumahan padat penduduk tidak akan berjalan sukses tanpa melibatkan banyak pihak, yang diduga salah satunya adalah oknum PT.PLN Cabang R.Prapat ULP Aek Kanopan.
” wajar tidak pihak pln tidak mengetahui adanya jaringan yang menempel ditiang miliknya ?” imbuhnya seakan bertanya.
Hasil pantauan awak media diwilayah unit kerja PT.PLN ULP Aek kanopan hampir disetiap permukiman padat penduduk mulai dari simpang Pulu Raja Asahan, kecamatan Aek Kuasan, kecamatan Aek Ledong, kecamatan Kualuh Hulu dan kecamatan Kualuh Selatan pada tiang listrik milik PT.PLN terdapat kabel tambahan berupa kabel halus yang diduga milik provider RT/RW net ilegal.
Sementara itu M.Iqbal,manager PT.PLN ULP Aek Kanopan saat dikonfirmasi diruang kerjanya pada kamis 06/06/2024 membantah keterlibatanya bekerjasama dengan owner wifi tersebut dan meminta awak media untuk memberitahu siapa siapa saja owner wifi yang memanfaatkan jaringan pln.
“Tidak benar itu, memang ada provider wifi yang bekerjasama dengan pt.pln, yang saya tahu hanya iconet yang menjalin kemitraan dengan PT.PLN, kabel milik iconet memiliki tanda khusus bertuliskan iconet-pln” Ujarnya menjelaskan.
Masih menurut M.Iqbal, pihak pln akan memutus jaringan diluar iconnet dengan terlebih dahulu menyurati owner Wifi.
” kami akan putus semua jaringan tanpa ijin dari pln yang menempel pada tiang pln dengan terlebih dahulu melayangkan surat kepada owner wifi ” imbuhnya sembari meminta data lengkap owner dari awak media.
Liputan wartawan Labura.
Team.







