Gunungsitoli – sahabattnipolri.com – Beredarnya dan Viral video call Syur salah seorang oknum Dosen Universitas Nias (UNIAS) berinisial NZ (44) di media sosial.
Dengan beredarnya video call syur beberapa awak media sambangi Kantor Rektorat UNIVERSITAS NIAS di Jalan Pancasila No. 10 kecamatan Gunungsitoli Kota Gunungsitoli, provinsi Sumatera Utara. Selasa 18/6/2024.
Dan kita diterima dengan baik oleh Rektor Eliyunus Waruwu, S.Pt., M.Si sekitar pukul 17:25 wib sore dan Menanyakan terkait video call Syur salah seorang oknum Dosen Universitas Nias (UNIAS) yang viral di media sosial atau diakun Facebook dan di wa grup WhatsApp .
Berikut Klarifikasi Rektor Eliyunus Waruwu, S.Pt., M.Si yang didampingi Kepala Biro Inovasi, Kerjasama dan Humas Universitas Nias Trisman Harefa, S.S., M.Pd
“Dan menyampaikan kepada media bahwa Tim UNIAS, telah melakukan pemerikasaan kepada yang bersangkutan.
Berdasarkan penjelasan dari NZ, bahwa peristiwa tersebut terjadi tanpa disadarinya, NZ melakukan hal itu di bawah pengaruh hipnotis Pelaku. yang melakukan video call syur dengan NZ dan berupaya memeras korban dengan meminta uang senilai Rp. 25 juta,”Ucapannya
Dan telah melakukan pelacakan terhadap nomor kontak yang mencoba melakukan pemerasan tersebut berada di Daerah Bengkulu.
Diketahui, pada tanggal 08 Juni 2024, yang bersangkutan telah melaporkan kejadian ini di Kepolisian Resor (Polres) Nias terkait pengancaman dan menyebarluaskan konten pornografi melalui media sosial.
Dari keterangan yang bersangkutan pada 10 Juni 2024, dapat dijelaskan kronologi kejadian sebagai berikut:
Pada hari Senin tanggal 03 Juni 2024 sekira pukul 10:21 Wib, NZ ditelpon oleh seorang pria atas nama Aldi Subartono yang mengaku salah seorang Dosen di Universitas di Bandung yang mana tidak menyebutkan nama kampus dan bertanya kepada NZ tentang penerimaan mahasiswa baru di UNIAS.
Kemudian mengajak NZ untuk bekerja sama terkait pertukaran mata pelajar antar kampus dan juga tentang peningkatan kampus.
“Selanjutnya Pada hari Rabu tanggal 5 juni 2024 sekira pukul 10.07 Wib, Aldi Subartono menghubungi NZ kembali melalui akun WhatsApp nya, untuk menanyakan kelanjutan kerjasama antar kampus seperti pembicaraan sebelumnya.
ditengah-tengah perbincangan NZ tidak sadarkan diri dan menuruti kemauan Aldi Subartono untuk membuka baju dan BH yang digunakannya sehingga bagian dadanya terlihat.
Pada hari Kamis 06 Juni 2024 sekira Pukul 09.06 Wib sampai dengan 09.19 Wib, Aldi Subartono mengancam dan mengirim video call bugil NZ yang tidak disadarinya di akun whatsapp dengan setel sekali lihat Video melalui Whatsapp dan foto bugilnya yang sudah disebarluaskan di akun messenger milik beberapa mahasiswa, saudara dan rekan kerjanya dan NZ terkejut karena ia menyadari tidak melakukan hal tidak senonoh tersebut di video dan telah merasa di hipnotis.
Kemudian Aldi Subartono menelfon NZ meminta untuk mengirimkan uang sebesar Rp. 25 juta. Dengan ancaman apabila uang tersebut tidak dikirimkan maka video tersebut akan dikirimkan ke pertemanan NZ di FB satu persatu.
Berkaitan dengan hal tersebut diatas, bahwa sejak tersebar di media sosial video tersebut yang dilakukan oleh nomor 08567054415 atas nama pemilik Aldi Subartono.
Atas kejadian itu, NZ sangat merasa dipermalukan dan stress karena mendapat penilaian buruk dari keluarga besar dan rekan kerja, serta teman-teman media sosial lainnya,”Pungkasnya Rektor UNIAS saat dikonfirmasi di ruangannya.
Tim







