Labura. 26 Juli 2024 – sahabattnipolri.com
Diduga banyak nama nama siluman tenaga honorer tingkat sekolah dasar negeri di kecamatan Kualuh Selatan Kabupaten Labuhanbatu Utara, namanya bertengger di dapodik (data pokok pendidikan) dirjen pendidikan usia dini, sekolah dasar dan menengah kementrian pendidikan Republik Indonesia padahal yang bersangkutan tidak pernah menjadi tenaga honorer pada salah satu sekolah dasar dikecamatan Kualuh Selatan.
Hal itu disampaikan oleh Aden Tabalian salah seorang pemerhati dunia pendidikan di Labuhanbatu Utara beberapa waktu lalu saat hadir diacara penerimaan honorium komite sekola non sertipiksi anggaran 2024 dinas pendidikan Labuhanbatu Utara.
Kepada awak media, Aden tabalian menyebutkan ada temuan yang sangat mengejutkan, beberapa peserta yang tidak pernah menjadi tenaga honorer disekolah dasar juga ikut hadir menyerahkan berkas.
” miris kita melihat ini, bagaimana mungkin ada orang mendapat undangan dan surat tugas dari kepala sekolahnya padahal dia bukanlah sebagai tenaga pendidik disekolah itu” ujarnya tanpa menyebut dari sekolah mana.
Masih menurut Adden Tabalian, hal ini terjadi diduga bekerjasama dengan kepala sekolah.
” ini saya duga ada manipulasi data dan kerjasama dengan kepala sekolah, salah satu contohnya kepala sekolah berinisial Mgw dari Kualuh Selatan, saya pastikan guru honorer berinisial H.br P tidak pernah mengajar disana” jelasnya sembari tetap merahasiakan inisial kepala sekolah.
Kordinator wilayah sekolah dasar Kualuh Selatan saat dikonfirmasi pada selasa 26/6/2024 dikantornya tidak berada ditempat.dan tak seorang staf dikantor itu yang bersedia memberikan jawaban.
Team Liputan Biro Labura
M.R







