- Labura, Sabtu, 06/07/2024 – sahabattnipolri.com – Kecewa terhadap kepala desa Sialang Taji dan Camat Kusel (Kualuh Selatan) karena dinilai tidak peka terhadap gejolak sosial yang terjadi diwilayah kerjanya, masyarakat desa Sialang Taji berencana mengadu kepada bupati Labuhanbatu Utara H.Hendriato Sitorus.
Demikian menurut keterangan Purnomo, sekretaris Dpc Lembaga Sosial Masyarakat Pemantau Kinerja Aparatur Negara Pembaharuan Nasional (Lsm Penjara Pn) yang menerima amanat dari masyarakat Sialang Taji untuk mendampingi masyarakat.
Rencana kegiatan dipimpin langsung oleh sekretaris dpc Lsm Penjara- Pn Labura Purnomo dan telah mengagendakan pada senin pekan depan akan menyerahkan salinan video pendek berdurasi 3.19 detik ke Pemkab Labura.
Hal itu di ungkapkan oleh sekretaris Lsm Penjara-Pn Labura kepada awak media pada sabtu 06/07/2024 di alun alun Labura usai mengikuti olah raga pagi.
” rencananya sieh..senin pekan depan 08/07/2024 kami akan mendampingi masyarakat desa Sialang Taji untuk menyerahkan salinan video itu dengan harapan bupati dapat mengambil kebijakan agar masyarakat desa sialang taji tidak kecewa untuk kesekian kalinya karena masyarakat menilai kepala desa dan camat tidak peka dengan gejolak sosial,”.
Masih menurut Purnomo, jadi pemimpin itu harus peka terhadap masalah sosial diwilayah kerjanya. Apalagi ini menyangkut perangkat kepala desa dan pemberitaan dimedia juga sudah ramai.
” yang saya baca disalah satu media online baik kepala desa maupun camat sudah dikonfirmasi oleh wartawan via WhatsApp tapi tidak ada tanggapan, artinya saya menilai mereka tidak tanggap, ya wajar kalau masyarakat meminta kebijakan bupati” jawab Purnomo mengakhiri perbincangan meninggalkan awak media
Sementara itu camat Kualuh selatan Suwedi,S.Sos dan kepala desa Sialang Taji L.Sirait saat dikonfirmasi via aplikasi WhatsApp pada sabtu 06/07/2024 terkait rencana masyarakat mengadu kepada bupati, kepala desa maupun camat tidak bersedia memberikan komentarnya.
Team Liputan
Sahabattnipolri.com Labura
Pak Pur.







