Asahan 08/07/2024 – sahabattnipolri.com.
Mengantisipasi musim hujan awal agustus, Pt.Socfindo kebun Aek Loba kecamatan Aek Kuasan Kabupaten Asahan-Sumatera Utara menormalisasi sungai Kijing desa Aek Korsik kecamatan Aek Ledong yang merupakan desa sepadan HGU PT.Socfindo kebun Aek Loba.
Hal itu disampaikan Manager PT.Socfindo kebun Aek Loba Ir.Wandi Cahyadi didampingi Askep (Asisten kepala) unit 1 Samuel dan asisten Devisi 1 Hadi Prabowo.
Masih menurut Manager, dana normalisasi sungai Kijing sepanjang 1500m diambil dari dana CSR (corporate social responsibility) sebesar Rp150 juta.
” CSR adalah suatu konsep bahwa organisasi, khususnya perusahaan adalah memiliki suatu tanggung jawab terhadap konsumen, karyawan, pemegang saham, komunitas dan lingkungan dalam segala aspek operasional perusahaan seperti terhadap masalah-masalah sosial dan lain lain, untuk biaya normalisasi sungai kijing sendiri perusahaan menggelontorkan dana Rp.150 juta ” ujarnya kepada awak media dilokasi pada minggu,07/07/2024.
Sementara itu kepala desa Aek Kursik Amir Simangunsong didampingi kepala dusun IX dan perwakilan masyarakat yang juga hadir pada kesempatan itu kepada awak media menyampaikan rasa terimakasihnya kepada perusahaan PT.Sokfindo Kebun Aek Loba dan semua pihak yang mendukung terlaksananya normalisasi sungai Kijing.
” atas nama pemerintahan desa dan masyarakat, kami ucapkan terimakasih kepada perusahaan yang untuk kesekian kalinya telah menyalurkan berbagai bantuan baik CSR, maupun bantuan langsung ke masyarakat, mengingat sungai Kijing ini, sudah 42 tahun tidak pernah dinormalisasi, sehingga berdasarkan pengalaman tahun tahun sebelumnya jika datang musim penghujan akan meluap dan banjir ” ujarnya kepada awak media.
Lebih lanjut Amir Simangunsong menjelaskan, dengan partisipasi pihak perusahaan dalam kegiatan normalisasi seperti yang diutarakan manager diharapkan nantinya dapat menambah nilai ekonomis bagi masyarakat,
” selama ini lahan sawit di sisi kiri kanan sungai milik masyarakat terendam air, sehingga berdampak pada pertumbuhan tanaman kelapa sawit, dengan dicucinya sungai ini, air tidak meluap lagi dan berjalan normal” imbuhnya menyudahi.
Team Liputan
Pak Pur.







