Oknum Wartawan Tak Jumpa Kades, Babinsa Damuli Kebun Jadi Pemberitaan

Labura,jumat 12/7/25 – sahabattnipolri.com – Oknum Wartawan dari media cetak yang bersilaturahmi dengan kades tak berjumpa dengan kepala desa Damuli Kebun kecamatan Kualuh Selatan (Kusel) Labuhanbatu Utara (Labura), Babinsa (Bintara Pembina Desa) Serma Thomson Jhontiter Silaban (TJS) dari Koramil 01-Aek Kanopan Kodim 0209/ LB dijadikan bahan berita oleh wartawan berinisial SH
Hal itu disampaikan oleh Serma TJS saat dikonfirmasi terkait kabar perseteruan dengan wartawan yang sedang melaksakan tugas jurnalis.
Kepada awak media TJS membantah telah bersiteru dengan rekan rekan wartawan dan menjelaskan kronologi secara rinci.

Pagi itu senin 08/7/2024 sekira pukul 9.30 wib, seperti biasa serma Thomson Jhontiter Silaban (TJS) hadir dikantor desa untuk melaksanakan tugasnya kedatangan tamu dari rekan rekan perss dan menanyakan maksud kedatanganya.
Teman kita dari perss mengutarakan maksudnya ingin berilaturahmi dengan kepala desa.
” saya dari perss, ingin bersilaturahmi dengan kepala desa dan menghantarkan koran langganan beliau ” kenang TJS menirukan pembicaraan saat itu dengan wartawan.
Masih menurut Serma TJS, karena kepala desa Damuli Kebun sedang ada kegiatan di kantor bupati, TJS mengarahkannya kepada Septo Tarigan, sekretaris desa Damuli Kebun sebagai yang mewakili kepala desa jika tidak berada ditempat.

” Pak kades sedang ada acara di Aula Dwi Syukur kantor bupati, jika ada yang ingin disampaiakn sebaiknya menghadap dengan pak sekdes” Jelas TJS kepada awak media.

Pengakuan Serma TJS diamini oleh Abdi Wijaya Munthe kepala dusun VI.
Abdi saat dikonfirmasi mengatakan dirinya tidak mendengar dan tidak melihat kalau Serma TJS membentak atau berkata kasar kepada wartawan yang datang
” Saya bersedia menjadi saksi, pak babin (Serma TJS) tidak membentak atau berkata kasar kepada bapak wartawan itu, saya melihat langsung, saat itu saya bersama Tomi Hariadi:kadus V dan Bambang :kadus IIB” ujarnya sembari menunjuk dua rekanya yang dimaksud.

Sementara itu kepala desa Damuli Kebun Ali Maksum Tanjung saat dikonfirmasi via selulernya juga membantah kalau babinsa Serma TJS membentak wartawan

” saat itu saya tidak di tempat, setelah mendapat laporan saya langsung cross check siapa yang melihat kejadian, dari keterangan saksi saat itu tidak ada yang mengatakan kalau Serma TJS membentak wartawan” jawab beliau dari balik selulernya.

Team Liputan
M.Ritonga.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *