Debt Collector di Asahan Nyaris Dìamuk Massa, Anggota TNI Berhasil Amankan Situasi

sahabttnipolri.com Asahan, senin 21/10/2024 Seorang debt collector pada senin 21/10/2024 nyaris diamuk massa dan berhasil di amankankan anggota TNI kodim 0208 Asahan yang merupakan Babinsa desa Aek Bangi dari koramil 16 Pulu Raja.

Awalnya, seorang pria mengaku bernama Andi yang katanya berprofesi sebagai Debt collector dari salah satu perusahaan pembiayaan asal Kantor Cabang Rantau Prapat, pada hari itu bergerak seorang diri memantau keberadaan mobil dumtruk milik Tasrip yang tengah parkir disamping rumah.Tanpa ijin sipemilik rumah Andi langsung mengambil photo dengan kamera phonselnya.

Mengetahui hal itu Tasrip yang juga merupakan kepala desa Aek Bangi Kecamatan Aek Ledong Kabupaten Asahan saat itu tengah bergotong royong bersama warga menghampiri pria tersebut dan mempertanyakan maksud dan tujuan.
Karena curiga dengan gelagat pria tersebut dan tidak mampu menunjukkan identitasnya Tasrip yang tidak pernah berhubungan dengan perusahaan yang disebutkan pria itu Akhirnya bersama warga menggiring kekantor kepala desa.

Massa yang mengetahui kejadian itu mulai geram dan tersulut emosinya. Beruntung ditempat kejadian ada Sertu Toni Purnomo anggota kodim 0208 Asahan dari koramil 16 Pulu Raja berhasil mengendalikan massa yang mulai beringas.
Hasil pantauan awak media dilokasi, Sertu Toni Purnomo bergegas menggiring Andi kedalam kantor desa guna mengamankan dari amukan warga.

Kepada awak media kepala desa Aek bangi Tasrip didampingi Babinsa mengisahkan rentetan peristiwa sehingga berhasil menyelamatkan Andi.

” sekora pukul 09.⁰⁰ Andi datang mengendarai sepeda motor seorang diri ke kediaman saya dan tanpa pamit langsung mengambil photo dumtruk dengan alasan saya menunggak angsuran dan hendak mengambil unit Dumtruk milik saya, hal ini mengingatkan peristiwa perampokan yang saya alami pada 2 tahun silam yang mana modusnya sangat mirip pada hari ini ” ujarnya kepada media.
Atas pernyataan oknum debt collector tersebut saya terkejut dan menanyakan identitasnya.

” saat kita introgasi dangan babinsa Andi tidak memiliki identitas atau surat tugas dari perusahaan dan terkesan arogan, kami berhasil mengamankan situasi dan kami juga telah menghubungi pihak kepolisian sektor Pulu Raja” imbuhnya sembari meninggalkan awak media menenangkan warga.

Team Liputan sahabattnipolri.com
Asahan Labura.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *